Pelatihan Tas Kain Perca Kelurahan Ngesrep

2019-09-29 0 comments ngesrep

       Pelatihan Tas Kain Perca Kelurahan Ngesrep


 

Semarang - Seiring pesatnya industri pakaian di kota semarang dan moderinisasi pakaian yang menyebabkan permintaan pembuatan pakaian di berbagai penjahit sesuai model yang diinginkan.Situasi inilah yang menjadikan para penjahit kesusahan dalam mengolah sampah mereka salah satunya sampah kain-kain sisa atau yang sering disebut dengan kain perca.

Dari masalah inilah Kelurahan Ngesrep Kecamatan Banyumanik memberikan inovasi dan terobosan dalam mengurai masalah kain perca yang di wilayah kelurahan Ngesrep, salah satunya dengan mengadakan kegiatan pelatihan yaitu “pelatihan Membuat Tas dari Kain Perca”. Tujuan pelatihan ini selain mengurai masalah sampah kain perca tetapi diharapkan dapat mendapat pundi-pundi uang dengan menjual hasil karya tas kain perca tersebut ke wilayah semarang dan sekitarnya sehingga dapat menambah ekonomi keluarga.

Pelatihan ini diadakan selama 2 hari yaitu tanggal  19-20 September 2019 dan peserta yang hadir dari setiap RW se kelurahan Ngesrep dengan mengirimkan beberapa perwakilan nya untuk mengikuti pelatihan yang sudah menjadi program di tahun 2019. Mayoritas peserta yang mengikuti pelatihan merupakan ibu rumah tangga yang tidak bekerja, karena diharapkan mereka mempunyai keahlian dalam menjahit dan mengolah kain perca tersebut dengan baik sehingga tercapainya tujuan pelatihan tersebut.

Pelatihan Membuat Tas dari kain perca ini menunjuk Ibu Dian selaku narasumber yang meberikan pelatihan kain perca. Beliau merupakan pemiliki UMKM seni hias yang sering menampilkan kerajinana nya di pameran-pameran di event Kota Semarang.

"Pelatiahan Menbuat tas kain perca sangatlah mudah dan dapat dilaksanakan tanpa menggunakan mesin jahit, karena tas perca ini merupakan salah satu kerajinan homemade sehingga mengandalkan bahan dan alat yang sudah ada dirumah, misalnya kain sisa,jarum jahit, benang jahit dan tentunya semangat dari dalam diri ibu-ibu" kata Dewi saat mendampingi pelatihan di balai kelurahan Ngesrep jalan teuku umar No 56 Semarang, Kamis (19/09/2019).

Lurah Ngesrep yang merupakan penanggung jawab pelatihan ini dan didampingi Kasi Kesos Kelurahan Ngesrep sebagai pelaksana tugas pelatihan memberikan apresiasi yang sangat baik dan semangat membagikan motivasi ke semua peserta baik, motivasi dalam segi pengolahan limbah kain perca dan motivasi dalam segi penjualan. Pasalnya keuntungan dari penjualan produk berbahan kain perca lumayan tinggi namun dengan biaya pembuatannya yang tergolong sangat rendah.

"Kelurahan Ngesrep merupakan kelurahan yang modern dimana sebagain warga merupakan penjahit dan pengolahan kain sisa jahitan bisa digunakan menjadi barang pantas pakai sehingga penghasilan keluaraga bisa bertambah. Satu tas yang modal nya hanya dari bahan –bahan bekas dapat diolah menjadi tas cantik yang jika dijual sekitar 50.000-100.000 per tas” katanya.

Kasi Kesos Keluarahan Ngesrep juga memberikan sedikit pengarahan tentang proses pemasaran yang dapat memberikan keuntungan bagi pengrajin tas perca kedepannya.

"Diharapkan setelah diadakan pelatihan ini, saya mohon kepada para peserta dapat mebuat kelompok-kelompok kecil usaha sehingga hasil produksi tas kaibn perca dapat terproduksi secara maksimal dan dapat dipasarkan malaui UMKM UMKM yang tersedia dan melakukan penjualan memlaui pameran, event atau bahkan kegiatan-kegiatan Keluarahan Ngesrep seperti Kegiatan HUT RI, Kegiatan Jalan sehat dan Kegiatan lainnya seperti PKK" tambahnya.

Dalam Pelatihan tersebut salah satu peserta yang berasal dari RW III yang bernama bu Ros Gono mengaku sangat senang dengan pelatihan yang diberikan. Warga RW III ini memberikan respon yang sangat positif karena setelah mengikuti acara pelatihan tersebut jiwa berwirausaha nya sangat tinggi

"alhamdulilah saya sangat senang sekali mengikuti kegiatan ini, selain mendapatkan ilmu tentang membuat tas kain perca saya juga mendapatkan teman dan kawan sehingga setelah pelatihan ini saya akan memberikan ilmu ini teman-teman disekitar wilayah tempat tinggal saya dan meraka akan saya ajak mebuat usaha tas kain perca. Kan lumayan omset yang dihasilkan, dapat menambah penghasilan di keluarga” kata perempuan yang mengikuti pelatihan tas kain perca sambil berkelakar.

Let us know what you think

* Required field

Comments (0)